Rabu, 20 Februari 2013

Hipnotis mbak-mbak kasir

Pagi ini aktivitas gue berjalan seperti biasanya termasuk masakin buat anak-anak semua. Gue selalu bangun lebih awal dari mereka, beranjak dari tempat tidur yang rasanya lumayan berat, soalnya hawa disini diwaktu pagi itu enak banget, dingin-dingin sejuk. Setelah bangun tidur dengan sukses, gue masuk kamar mandi buat ngambil air wudhu (muslim taat) dilanjut sholat subuh. 

Usai sholat subuh, biasanya gue pergi ke pasar (kalo abang sayur gak lewat depan kontrakan) dan hal paling gue sebelin kalo pergi ke pasar, ibu-ibu sayur itu selalu bilang "cowok kok belanja sendiri, emang kemana istrinya mas?" gue hanya bisa senyum meski dalam hati berkata "gila kali nih ibu, cowok semuda gue dikira udah punya istri".  Setiap gue pindah dari satu tempat ke tempat lain pertanyaan itu sering dilontarkan ke gue, "ini ibu apa ya maksudnya bilang gitu" sesekali gue bilang ke mereka kalo gue anak kuliahan yang harus belanja sendiri, karena di kontrakan nggak ada pembantu.

Terkandang dalam hati gue sempet mikir "apa perlu ya, gue nyari pembantu biar siksaan dari ibu-ibu tukang sayur itu segera berakhir dan gue bisa merdeka". Tapi, jangankan buat nyari pembantu,  uang jajan gue sebulan aja gak cukup buat gue sendiri apalagi buat pembantu.

Gue orangnya emang boros, bukan boros buat hura-hura gak jelas gitu, tapi gue kalo udah masuk minimart yang awalnya mau beli sabun mandi aja, terus mata gue liat barang-barang yang lain gue itu seperti terhipnotis melihat barang-barang tersebut. Keinginan membeli itu sangat kuat melekat pada diri gue. setelah belanja dengan puas dan bayar ke kasir gue baru sadar "Gue mau beli apa malah dapetnya apa", dan setiap kali gue ke kasir, mbak-mbak kasir itu selalu ngasih sugesti ke gue "sekalian teh kotaknya mas?" gue mau jawab nggak itu seperti berat banget mau ngucapin. "Gimana mas, sekalian teh kotaknya?"
"eeee...ngggg" (jawab gue)
"gimana mas?"
"eeeeee iyaudah satu aja mbak"
"beli dua gratis satu loh mas" (jawab mbak kasirnya), herannya gue gak bisa nolak penawaran mbak kasir itu. seperti terhipnotis dan mengiyakan apa yang dia katakan. "iyaudah iya mbak" (jawab gue).
keluar dari minimart dengan muka bingung dan duit gue habis buat beli barang-barang yang seharusnya barang itu gak gue perluin. 

Di dalam kamar gue sempet mikir, "apa minimart itu miliknya romi rafael ya, setiap gue masuk kesitu gue selalu terhipnotis", dan keesokan harinya gue belanja lagi ke minimart itu dengan maksud untuk melawan hipnotis yang selalu menyerang semua orang yang belanja (kecuali orang yang gak punya duit),  masuk dengan muka rupawan, gue ngambil beberapa barang yang emang gue perluin hari itu dan bergegas pergi ke kasir buat bayar, setelah gue ngambil dan membuka dompet, mbak-mbak kasir itu mengeluarkan sugesti itu lagi dan seketika gue tercengang mendengar sugesti dari mbak-mbak kasir itu. dan apa yang terjadi, gue kena hipnotis mbak-mbak kasir itu lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar